Serah Terima Akper Pemda Trenggalek dan Ponorogo ke Poltekkes Kemenkes Malang

Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang menerima pengelolaan Perguruan Tinggi Kesehatan Daerah (PT Kesda) dari Pemerintah Daerah. Penyerahan ini didasarkan pada UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang menyebutkan Perguruan Tinggi dikelola oleh Pemerintah Pusat.

Penyerahan PT Kesda dari Pemerintah Daerah kepada Kementerian Kesehatan diterima oleh Kepala Badan PPSDM Kementerian Kesehatan, drg. Usman Sumantri, M.Sc didampingi Direktur Poltekkes Kemenkes Malang, Budi Susatia, S.Kp., M.Kes. Dalam hal ini Poltekkes Kemenkes Malang menerima pengelolaan Akademi Keperawatan Kabupaten Trenggalek dan Ponorogo.

Serah terima yang berlangsung di Semarang, Kamis (7/2), dihadiri oleh Wakil Bupati Trenggalek, Wakil Bupati Ponorogo dan Direktur Poltekkes Kemenkes Malang.

PT Kesda yang bergabung dengan Poltekkes harus memenuhi beberapa persyaratan seperti adanya kesepakatan antara PT Kesda dengan Pemda dan Poltekkes. PT Kesda dan Pemda kemudian juga bersedia menyerahkan aset berupa tanah, gedung, sarana prasarana, dan SDM.

Izin perubahan program studi juga telah disetujui oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dengan diterbitkannya Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 680/KPT/I/2018 tentang Izin Pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama yang diselenggarakan oleh Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Malang di Kabupaten Trenggalek dan Ponorogo.

Saat ini Poltekkes Kemenkes Malang berdasarkan PMK No. 38 tahun 2018 menjadi Poltekkes Klasifikasi Kelas I. Oleh karena itu dengan bergabungnya PT Kesda Akper Pemda Trenggalek dan Akper Pemda Ponorogo diharapkan dapat meningkatkan peran Poltekkes Kemenkes Malang dalam menghasilkan tenaga kesehatan yang unggul khususnya di daerah Trenggalek dan Ponorogo. Poltekkes Kemenkes Malang harus segera melakukan pengembangan PT Kesda dengan penyamaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Bergabungnya Akper Pemda Trenggalek dan Akper Pemda Ponorogo ini maka jumlah program studi di Poltekkes Kemenkes Malang meningkat dari 19 Program Studi menjadi 21 Program Studi. Untuk itu dukungan seluruh civitas akademika serta Pemerintah Daerah sangat penting untuk pengembangan hal tersebut. Selamat datang dan selamat bergabung di Kampus yang memiliki visi menjadi institusi Pendidikan Tinggi Vokasi yang Berkarakter dan Unggul.   

Berita ini disiarkan oleh Bagian Humas, Urusan Kesekretariatan, Poltekkes Kemenkes Malang. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui alamat email humas.polkesma@gmail.com